| Mapel | Koding dan Kecerdasan Artifisial |
| Fase | E (Kelas X) |
| Elemen | Algoritma Pemrograman |
| Pertemuan | Ke-1 |
Banyak orang ingin belajar pemrograman tetapi bingung harus mulai dari mana. Python adalah jawaban yang paling sering direkomendasikan. Bahasa ini dirancang agar mudah dibaca, hampir seperti menulis kalimat bahasa Inggris. Pada pertemuan pertama ini kita membahas fondasi menulis program Python: sintaks dasar, variable, dan fungsi print().
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pertemuan ini, kamu diharapkan mampu:
- Menjelaskan apa itu Python dan mengapa bahasa ini banyak digunakan.
- Memahami dan menerapkan aturan sintaks dasar Python (indentasi, komentar, case-sensitive).
- Membuat dan menggunakan variable dengan berbagai tipe data dasar.
- Menggunakan fungsi
print()beserta variasi format outputnya. - Menulis program sederhana yang menggabungkan variable dan printing.
Mengenal Bahasa Pemrograman
Sebelum masuk ke Python, kita perlu memahami dulu apa itu bahasa pemrograman, karena Python hanyalah salah satu dari ratusan bahasa pemrograman yang ada di dunia.
Pengertian Bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman (programming language) adalah bahasa formal berupa kumpulan instruksi atau perintah dengan aturan (sintaks) tertentu, yang digunakan manusia untuk memberi perintah kepada komputer agar melakukan tugas tertentu, seperti menghitung, menyimpan data, menampilkan informasi, atau menjalankan aplikasi.
Analogi sederhananya: jika kamu ingin berbicara dengan orang Jepang, kamu perlu memakai bahasa Jepang agar dipahami. Begitu juga saat kita ingin memberi perintah kepada komputer, kita perlu memakai bahasa yang dipahami komputer, yaitu bahasa pemrograman.
Mengapa Komputer Membutuhkan Bahasa Pemrograman?
Komputer pada dasarnya hanya memahami satu "bahasa", yaitu bahasa mesin (machine language) yang berbentuk kombinasi angka 0 dan 1 (biner). Bahasa ini sangat sulit dipahami dan ditulis manusia. Karena itu diciptakan bahasa pemrograman yang lebih dekat dengan bahasa manusia, yang kemudian diterjemahkan menjadi bahasa mesin agar bisa dijalankan komputer.
Manusia menulis kode program (misalnya Python)
↓
Diterjemahkan oleh compiler / interpreter
↓
Dijalankan oleh prosesor komputer (bahasa mesin: 0 dan 1)
Bagaimana Kode Program Dijalankan?
Ada dua cara utama penerjemahan kode program menjadi bahasa mesin:
| Metode | Cara Kerja | Contoh Bahasa |
|---|---|---|
| Compiled (dikompilasi) | Seluruh kode diterjemahkan sekaligus oleh compiler menjadi file hasil (executable) sebelum dijalankan. Alurnya: tulis kode, compile, lalu jalankan. | C, C++, Go, Rust |
| Interpreted (diterjemahkan langsung) | Kode dibaca dan dijalankan baris per baris oleh interpreter tanpa proses compile terpisah, sehingga lebih cepat untuk mencoba-coba kode. | Python, JavaScript, Ruby, PHP |
Catatan: Python termasuk bahasa interpreted. Itulah sebabnya kita bisa langsung menjalankan kode dan melihat hasilnya tanpa proses compile yang rumit, sangat cocok untuk pemula.
Tingkatan Bahasa Pemrograman
Berdasarkan seberapa dekat bahasanya dengan bahasa mesin atau bahasa manusia, bahasa pemrograman dibagi menjadi dua:
1) Low-Level Language (bahasa tingkat rendah)
Sangat dekat dengan bahasa mesin atau perangkat keras komputer. Sulit dibaca manusia, tetapi sangat efisien dan cepat dieksekusi.
- Machine Language: kode biner (0 dan 1) yang langsung dipahami prosesor.
- Assembly Language: memakai singkatan atau kode mnemonic (misalnya
MOV,ADD) sebagai representasi instruksi mesin.
2) High-Level Language (bahasa tingkat tinggi)
Lebih dekat dengan bahasa manusia (bahasa Inggris), sehingga lebih mudah dipahami, ditulis, dan dipelajari. Python, Java, dan C++ termasuk kategori ini.
- Sintaksnya lebih ringkas dan mudah dibaca.
- Tidak perlu memahami detail teknis perangkat keras komputer.
- Lebih portable: kode yang sama bisa dijalankan di sistem operasi berbeda.
Contoh Bahasa Pemrograman Populer
| Bahasa | Kategori | Umumnya Digunakan Untuk |
|---|---|---|
| Python | High-level, interpreted | Data science, AI/machine learning, automasi, web backend, scripting |
| JavaScript | High-level, interpreted | Website interaktif (frontend dan backend) |
| Java | High-level, compiled + interpreted | Aplikasi Android, sistem enterprise |
| C / C++ | High-level (mendekati low-level), compiled | Sistem operasi, game engine, software berperforma tinggi |
| SQL | Bahasa query | Mengelola dan mengambil data dari database |
| HTML/CSS | Markup/styling (bukan bahasa pemrograman murni) | Struktur dan tampilan halaman web |
Mengenal Python
Python adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi (high-level) yang bersifat interpreted, dan dirancang agar mudah dibaca serta ditulis layaknya bahasa manusia. Python diciptakan oleh Guido van Rossum dan pertama kali dirilis pada tahun 1991.
Mengapa Python Cocok untuk Pemula?
- Sintaks sederhana. Mirip bahasa Inggris, tidak banyak simbol rumit seperti
{}atau;. - Serbaguna. Dipakai untuk pengembangan web, data science, automasi, AI/machine learning, game, hingga aplikasi CLI (Command Line Interface).
- Komunitas besar. Dokumentasinya lengkap dan banyak library siap pakai.
- Interpreted. Kode langsung dijalankan, sehingga proses belajar dan uji coba lebih cepat.
- Fokus ke logika. Kamu bisa lebih cepat memahami konsep pemrograman (variable, percabangan, perulangan, fungsi) tanpa terhambat aturan penulisan yang rumit.
Cara Menjalankan Kode Python
| Cara | Penjelasan |
|---|---|
| Python Shell / Interpreter | Ketik python atau python3 di terminal, lalu jalankan kode baris demi baris secara interaktif. |
| Menjalankan file .py | Tulis kode dalam file (misalnya latihan.py), lalu jalankan dengan perintah python latihan.py di terminal. |
| Code Editor / IDE | Pakai aplikasi seperti VS Code, PyCharm, atau Jupyter Notebook untuk menulis dan menjalankan kode dengan lebih nyaman. |
# Contoh menjalankan file dari terminal
python latihan.py
Sintaks Dasar Python
Sintaks (syntax) adalah aturan penulisan kode agar dapat dipahami dan dijalankan oleh interpreter Python dengan benar. Jika sintaks salah, program akan menghasilkan error sebelum sempat dijalankan.
1. Indentasi (Indentation)
Python tidak memakai tanda kurung kurawal {} seperti Java, C++, atau JavaScript untuk menandai blok kode. Sebagai gantinya, Python memakai indentasi (spasi atau tab di awal baris) untuk menentukan blok program, misalnya di dalam if, for, atau fungsi.
if 5 > 3:
print("Lima lebih besar dari tiga") # baris ini masuk blok if
print("Baris ini di luar blok if")
Output:
Lima lebih besar dari tiga
Baris ini di luar blok if
Perhatian: standar penulisan Python adalah 4 spasi untuk satu level indentasi. Mencampur tab dan spasi, atau indentasi yang tidak konsisten, akan menyebabkan IndentationError.
2. Komentar (Comments)
Komentar adalah teks yang tidak dijalankan oleh interpreter, dipakai untuk memberi catatan atau penjelasan pada kode.
# Ini adalah komentar satu baris
print("Halo Dunia") # komentar juga bisa diletakkan di akhir baris
"""
Ini adalah komentar
lebih dari satu baris (multi-line)
biasa disebut docstring jika di awal fungsi/file
"""
3. Case-Sensitive
Python membedakan huruf besar dan huruf kecil. Variable nama, Nama, dan NAMA dianggap sebagai tiga variable yang berbeda.
nama = "Andi"
Nama = "Budi"
print(nama) # Andi
print(Nama) # Budi
4. Satu Baris Satu Statement, Tanpa Titik Koma
Setiap perintah (statement) umumnya ditulis satu baris dan tidak diakhiri titik koma (;) seperti bahasa lain. Python memang masih mengizinkannya, tetapi itu bukan kebiasaan standar.
print("Baris pertama")
print("Baris kedua")
5. Aturan Penamaan Identifier
Identifier adalah nama yang diberikan untuk variable, fungsi, dan sebagainya. Aturannya:
- Boleh terdiri dari huruf, angka, dan underscore (
_). - Tidak boleh diawali angka (contoh
2nilaisalah). - Tidak boleh mengandung spasi atau simbol seperti
-,@,%. - Tidak boleh memakai kata kunci (keyword) Python seperti
if,for,class,True, dan sebagainya.
Variable
Pengertian Variable
Variable adalah nama yang dipakai untuk menyimpan suatu nilai (data) di dalam memori komputer, agar nilai tersebut dapat digunakan atau diubah kembali di bagian lain program. Bayangkan variable seperti "kotak berlabel" tempat menyimpan data.
Membuat Variable
Di Python, variable dibuat langsung dengan operator = (tanda sama dengan) tanpa perlu menulis tipe datanya. Python bersifat dynamically typed, artinya tipe data ditentukan otomatis berdasarkan nilai yang diberikan.
nama = "Rizky" # variable bertipe string (teks)
umur = 20 # variable bertipe integer (bilangan bulat)
tinggi_badan = 165.5 # variable bertipe float (bilangan desimal)
mahasiswa = True # variable bertipe boolean (benar/salah)
print(nama)
print(umur)
print(tinggi_badan)
print(mahasiswa)
Output:
Rizky
20
165.5
True
Mengganti Nilai Variable
Nilai sebuah variable dapat diubah kapan saja selama program berjalan.
skor = 10
print(skor) # 10
skor = 25
print(skor) # 25 (nilai lama ditimpa)
Multiple Assignment (Penugasan Ganda)
Python mengizinkan pemberian nilai ke beberapa variable sekaligus dalam satu baris.
# Nilai berbeda untuk tiap variable
x, y, z = 1, 2, 3
print(x, y, z) # 1 2 3
# Nilai sama untuk semua variable
a = b = c = 0
print(a, b, c) # 0 0 0
Tipe Data Dasar
| Tipe | Nama di Python | Contoh Nilai | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Teks | str | "Halo", 'Python' | Diapit tanda kutip satu atau dua |
| Bilangan bulat | int | 10, -5, 0 | Tanpa desimal |
| Bilangan desimal | float | 3.14, -0.5 | Memiliki koma/titik desimal |
| Boolean | bool | True, False | Hanya bernilai benar atau salah |
Mengecek Tipe Data dengan type()
nama = "Sinta"
umur = 21
tinggi = 160.0
aktif = False
print(type(nama)) # <class 'str'>
print(type(umur)) # <class 'int'>
print(type(tinggi)) # <class 'float'>
print(type(aktif)) # <class 'bool'>
Tips: fungsi type() sangat berguna untuk debugging saat kamu ragu tipe data apa yang tersimpan dalam suatu variable, terutama saat program menghasilkan error terkait tipe data.
Fungsi print()
Pengertian
print() adalah fungsi bawaan (built-in function) Python yang dipakai untuk menampilkan (mencetak) teks, angka, atau nilai variable ke layar output (terminal/console).
Penggunaan Dasar
print("Halo, Dunia!")
print(100)
print(3.14)
print(True)
Output:
Halo, Dunia!
100
3.14
True
Mencetak Banyak Nilai Sekaligus
Kamu bisa mencetak beberapa nilai dalam satu perintah print() dengan memisahkannya memakai koma. Secara default, setiap nilai dipisahkan oleh satu spasi.
nama = "Dewi"
umur = 22
print("Nama:", nama, "| Umur:", umur)
Output:
Nama: Dewi | Umur: 22
Parameter sep dan end
Fungsi print() punya parameter tambahan yang berguna:
sep: menentukan pemisah antar nilai (default: spasi" ").end: menentukan karakter di akhir output (default: baris baru"\n").
print("2025", "09", "15", sep="-")
print("Memproses", end="...")
print("Selesai")
Output:
2025-09-15
Memproses...Selesai
Format String: Menggabungkan Teks dan Variable
Ada tiga cara umum menggabungkan teks dengan nilai variable saat mencetak.
a) Memakai tanda + (concatenation)
nama = "Fajar"
print("Halo, " + nama + "!")
Output:
Halo, Fajar!
Perhatian: tanda + hanya bisa menggabungkan sesama str. Menggabungkan string dengan int atau float secara langsung (misalnya "Umur: " + 20) akan menghasilkan TypeError. Angka harus diubah dulu menjadi string dengan str().
b) Memakai f-string (Formatted String Literal) — direkomendasikan
f-string ditulis dengan menambahkan huruf f sebelum tanda kutip, lalu variable diletakkan di dalam kurung kurawal {}.
nama = "Fajar"
umur = 23
print(f"Nama saya {nama}, umur {umur} tahun.")
Output:
Nama saya Fajar, umur 23 tahun.
c) Memakai method .format()
nama = "Fajar"
umur = 23
print("Nama saya {}, umur {} tahun.".format(nama, umur))
Output:
Nama saya Fajar, umur 23 tahun.
| Metode | Kelebihan |
|---|---|
+ (concatenation) | Mudah dipahami pemula, tetapi merepotkan untuk banyak variable |
.format() | Fleksibel, cocok untuk Python versi lama |
| f-string | Paling ringkas dan mudah dibaca, standar modern Python (3.6+) |
Contoh Program Lengkap
Berikut program sederhana yang menggabungkan variable, tipe data, dan print() untuk menampilkan sebuah "kartu identitas" digital:
# Program: Kartu Identitas Sederhana
nama = "Nabila Putri"
umur = 19
tinggi_badan = 158.5 # dalam cm
sudah_menikah = False
kota = "Purwokerto"
print("====== KARTU IDENTITAS ======")
print(f"Nama : {nama}")
print(f"Umur : {umur} tahun")
print(f"Tinggi Badan : {tinggi_badan} cm")
print(f"Status Nikah : {sudah_menikah}")
print(f"Kota : {kota}")
print("==============================")
Output:
====== KARTU IDENTITAS ======
Nama : Nabila Putri
Umur : 19 tahun
Tinggi Badan : 158.5 cm
Status Nikah : False
Kota : Purwokerto
==============================
Kesalahan Umum Pemula
Error adalah bagian dari proses belajar. Baca pesan error baik-baik, karena biasanya sudah menunjukkan letak masalahnya.
| Kesalahan | Penyebab / Solusi |
|---|---|
NameError: name 'x' is not defined | Memakai variable yang belum dibuat atau belum diberi nilai sebelumnya. |
SyntaxError | Lupa menutup tanda kutip atau kurung, atau salah penulisan indentasi. |
TypeError: can only concatenate str | Menggabungkan str dengan int/float memakai + tanpa str(). |
IndentationError | Indentasi tidak konsisten (campur tab dan spasi, atau lupa indentasi). |
Latihan Praktik
Kerjakan latihan berikut di komputer masing-masing, lalu coba jalankan programnya.
Latihan 1 — Perkenalan Diri
Buat variable untuk menyimpan: nama, umur, kota asal, dan hobi. Kemudian tampilkan memakai f-string dengan format:
Halo, nama saya [nama]. Saya berumur [umur] tahun,
berasal dari [kota], dan hobi saya adalah [hobi].
Latihan 2 — Struk Belanja Sederhana
Buat variable nama_barang, harga, dan jumlah_beli. Cetak struk sederhana yang menampilkan nama barang, harga satuan, dan jumlah beli, dengan memakai parameter sep pada salah satu baris print().
Latihan 3 — Eksplorasi type()
Buat 4 variable dengan tipe data berbeda (str, int, float, bool). Gunakan type() untuk mencetak tipe dari masing-masing variable, dengan format output memakai f-string.
Rangkuman
- Python adalah bahasa pemrograman interpreted yang mudah dibaca dan serbaguna.
- Sintaks dasar Python mengandalkan indentasi (bukan kurung kurawal) untuk menentukan blok kode.
- Komentar (
#atau"""...""") tidak dijalankan dan berguna sebagai catatan. - Python bersifat case-sensitive dan punya aturan penamaan identifier tersendiri.
- Variable dibuat langsung dengan
=tanpa deklarasi tipe (dynamically typed). - Ada 4 tipe data dasar:
str,int,float,bool, yang bisa dicek dengantype(). - Fungsi
print()menampilkan output, dengan parametersep,end, dan format string (f-string paling direkomendasikan).
Pertemuan Berikutnya
Di Pertemuan 2 kita akan belajar tentang input dari pengguna, type casting, dan operasi aritmatika. Sampai jumpa!